koordinasi Senin Bamuskal Triwidadi

Andriyani 02 Februari 2026 13:16:18 WIB

Triwidadi Info (02/02). Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Triwidadi melaksanakan piket rutin hari Senin pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Ruang Bamuskal Triwidadi. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Bamuskal Triwidadi serta Pangripta Kalurahan Triwidadi sebagai bagian dari agenda koordinasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bamuskal Triwidadi membahas hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kapanewon Pajangan. Musrenbang tersebut dihadiri oleh seluruh Dukuh, unsur Bamuskal, Pamong Kalurahan, Forkompinkap, anggota DPRD Kabupaten Bantul Bapak Sapto, perwakilan dinas terkait, serta Tenaga Ahli (TA).

Tema utama Musrenbang RKPD Kapanewon Pajangan adalah pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Panewu Pajangan menyampaikan bahwa dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah akan memprioritaskan kebutuhan yang mendesak, terutama penanganan stunting dan kemiskinan. Disampaikan pula bahwa tingkat kemiskinan di Kabupaten Bantul menunjukkan tren penurunan dan saat ini berada pada angka 11,54 persen.

Lebih lanjut, menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata di wilayah selatan Kabupaten Bantul dengan harapan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Selain itu, disampaikan pula program seragam sekolah gratis se-Kabupaten Bantul hingga jenjang SMA, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Pada bidang pembangunan budaya, Pemerintah Kabupaten Bantul merencanakan pembangunan Taman Budaya dan Pendopo Budaya. Terkait Program Inovasi Kalurahan (PIK), untuk Kalurahan Triwidadi pada tahun ini yang disetujui adalah kegiatan peningkatan kapasitas Bamuskal. Sementara itu, usulan PIK Triwidadi untuk tahun 2027 meliputi pembangunan gorong-gorong, LPJU , serta cermin guna mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Selain membahas Musrenbang RKPD, kegiatan piket rutin juga menindaklanjuti MAK BUMDesma PGS yang dihadiri oleh Lurah, Bamuskal, Ulu-ulu, serta Panewu Anom. Dalam forum tersebut disampaikan laporan perkembangan Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMDesma), termasuk permasalahan kredit macet.

Sebagai langkah tindak lanjut, disepakati bahwa pihak pengelola BUMDesma akan mengundang kelompok-kelompok yang mengalami permasalahan kredit guna mencari solusi dan penyelesaian secara bertahap.

Melalui kegiatan piket rutin ini, Bamuskal Triwidadi berharap dapat memperkuat peran kelembagaan dalam mengawal perencanaan pembangunan, pengawasan program, serta mendorong terwujudnya pembangunan kalurahan yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License