Perjuangan Penitis Gula Jawa dari Nira ke Rasa

Andriyani 26 April 2026 19:27:47 WIB

Triwidadi Info (26/04). Semangat kerja dan kemandirian ditunjukkan oleh Simbah Paijem (75), warga Padukuhan Butuh Kidul, Kalurahan Triwidadi, yang hingga kini masih aktif memproduksi dan menjual gula hasil olahannya sendiri.

Di usianya yang tidak lagi muda, Simbah Paijem tetap menjalankan aktivitas produksi gula setiap hari. Proses pembuatan gula biasanya dilakukan mulai pukul 07.00 hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan ketekunan dan pengalaman yang dimiliki, beliau mampu menghasilkan gula yang siap dipasarkan.

Hasil produksi gula tersebut kemudian dijual di Pasar Sudimoro pada hari pasaran Jawa, yaitu Wage dan Legi. Kehadiran Simbah Paijem di pasar telah dikenal oleh para pelanggan yang setia membeli gula buatannya.

Kegiatan yang dilakukan Simbah Paijem tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga mencerminkan semangat kemandirian serta etos kerja yang patut menjadi teladan bagi masyarakat. Meski dihadapkan pada keterbatasan usia, beliau tetap produktif dan berkontribusi dalam kegiatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kalurahan Triwidadi memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan Simbah Paijem. Diharapkan kisah ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berkarya, menjaga kemandirian, serta melestarikan usaha tradisional yang menjadi bagian dari kehidupan sosial ekonomi di kalurahan.

Komentar atas Perjuangan Penitis Gula Jawa dari Nira ke Rasa

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 
Kebijakan Privasi

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License